Tampilkan postingan dengan label mucisians. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label mucisians. Tampilkan semua postingan

Minggu, 18 Desember 2011

ideologi musik, Genre, dan industri

(lagi) ngomongin musik lagi, mencoba memberikan sudut pandang saya lagi akan musik dan apa saja yang bisa dibahas.
Oh iya sebelumnya jika suatu kata pengantar itu penting, maka adalah sekiranya saya mengikuti kewajaran itu.
Halo nama saya Angga wiradiputra, tapi panggil aja Wenky biar akrab.
Warna favorite :  hijau
angka keberuntungan : no 3
makanan kesukaan : apapun selain seafood, lalu…ah sudah ya skip aja, ga penting juga di bahas. Hehe
Jadi begini ya teman-teman. Sehubungan dengan di tasbihkannya saya menjadi seorang penulis oleh diri saya sendiri. Maka inipun masih seputaran niat saya untuk mengeksiskan diri dan berkoar-koar kepada seluruh dunia (dunia maya khususnya) jika saya sedang suka menulis. Kali ini saya akan membagi sebuah ideologi saya sendiri akan musik dari sudut pandang saya. Salah benarnya ya suka-suka saya saja, dan memang ini tidak mutlak benar. Intinya saya Cuma ingin bercerita saja.
Musik? apa itu musik? Musik yang bagus itu seperti apa? Musik yang apa itu seperti apa? Dan banyak musik dan apa lainnya yang mungkin selalu jadi pertanyaan. Dan dari sekian apa yang ditanyakan, saya ingin membahas soal musik itu apa dan musik yang bagus itu seperti apa menurut saya.
Jika ada sebuah pertanyan musik yang bagus itu seperti apa, sebenarnya tidak akan ada jawabannya, meskipun itu bisa di definisikan oleh banyak sudut pandang orang. Misalnya seorang Erwin gutawa pasti akan mendefinisikan musik yang bagus itu adalah yang teoristik, tertata, tersusun dalam tempo dan repertoar lagu yang rapi. Tapi jika menurut seorang punker mungkin akan lain dan sebaliknya. Mereka menganggap musik itu yang penting punya spirit akan apa yang ingin di sampaikan, ber-orasi lewat lirik lagu, atau apapun yang sebenarnya malah tidak menyoroti musik dari sudut pandang teoristik dan hal yang di pakemkan dalam sebuah ideologi yang di ajarkan banyak sekolah musik. Dan menurut saya keduanya tidak salah. Semua berhak dengan bebas mendefinisikan musik yang bagus itu seperti apa. Jadi tidak akan ada habisnya kan soal pertanyaan musik yang bagus itu seperti apa. Ini belum ditanya para penggemar post rock, brithpop, Grunge, Dreampop atau apapun yang pastinya punya pendapat sendiri-sendiri soal musik yang bagus menurut mereka. Ya kan? Iya lah ya.
Nah berhubung musik yang bagus itu adalah relative, jadi ya menyikapinya adalah dengan tidak memaksakan seseorang untuk setuju dengan apa yang kita analogikan tentang musik yang bagus itu seperti apa. Contoh : dari dulu sampai sekarang saya adalah penggemar berat/Die hard fans of Nirvana & Radiohead. Kenapa 2 band itu? Karena 2 band itu mewakili arti dari kebebasan bermusik menurut saya. Dengan Nirvana yang bebas berekspresi dengan ‘skill is dead’-nya yang malah terlihat jujur karena menjadi diri sendiri. Lalu Radiohead dengan kebebasan akan eksplorasi musiknya (soundnya) yang ‘out of the book’ itu. Dan kebebasan itulah yang pada akhirnya menjadi sebuah ideologi saya tentang bermain musik itu harus seperti apa. Tapi tapi tapi jika ada orang yang menentang/mematahkan ideologi saya tentang kebebasan bermusik itu, ya ngga apa-apa juga. Kan tadi saya bilang jika semua orang berhak memberikan suatu paham apapun akan musik ideal itu seperti apa. Tapi lepas dari semua itu ”music it’s just music” dengan semua kejujurannya, harmonisasinya dan apa yang bisa tertangkap sebuah indera menjadi sesuatu yang akhirnya mereprentasikan sebuah rasa yang tercurah, selamanya akan seperti itu, musik tidak bisa menjadi sebuah agama atau apa yang bisa di rumuskan dan di pakemkan, karena sifatnya sendiri abstrak dan tergantung siapa yang memaknainya seperti apa. Ada yang memaknai musik sebagai hobi, tujuan hidup, just for fun atau apapun lah tergantung si penikmat musik itu sendiri mengartikannya.
Itu sedikit saja tentang contoh soal yang mendasar tentang musik dan musik bagus itu seperti apa menurut saya. Sekarang beralih dengan pernik musik selain itu. Contoh kecilnya adalah tentang genre/aliran musik. Sebagian orang mungkin ada yang tidak menyukai tentang suatu pengkotakan akan sebuah genre dalam musik. Kalau saya pribadi sih antara setuju dan tidak setuju atau mungkin malah ga peduli soal itu. Tapi jika suatu genre lahir untuk menjatuhkan genre lainnya, itu pasti saya tidak setuju. Karena musik kan harusnya unite dan menguatkan, bahkan dalam versi berlebihannya musik adalah sebagai alat pemersatu dan bahasa dunia. Adapun dalam versi simple-nya genre adalah hanya sebatas pengkotakan selera saja, yang tidak mungkin semua musik yang tercipta itu akan kita sukai semuanya. Pastilah ada satu atau dua yang bisa kita anggap bisa lebih mewakili diri kita ada di genre musik seperti apa. Dan ya itu mah bebas bebas aja. “bebaskeun weh lur”.
Cukup ya soal definisi musik yang mendasar. Sekarang kita mulai bahas faktor penunjang lainnya untuk memunculkan sebuah musik yang pada akhirnya bisa sampai di telinga kita dan kita dengar lalu kita suka. Adalah sebuah industri yang pada akhirnya mewadahi karya seni itu (dalam hal ini seni musik) untuk kemudian di publish dan sampailah ke telinga kita. Namun pada perkembangannya industri itu tidak selalu berjalan seperti apa yang seharusnya ideal menurut kita, khususnya saya yang memang (ehem) idealis ini.
Industi = pasar dan pasar = jualan, dan apa yang di jual adalah produk. Dan produk yang menjual adalah apa yang pasar inginkan. Bolak balik ya? ya gitulah pokoknya. Kenapa menjadi tidak sesuai dengan apa yang ideal menurut saya? Karena musik pada akhirnya menjadi suatu produk yang di jual. Konotasi tentang musik yang dijual itu sendiri sebenarnya bukan suatu dosa besar menurut saya. Wajar saja jika seorang musisi membuat musik, meng-albumkannya dan berharap ada yang mengapresiasinya dengan cara membeli albumnya. Lalu salahnya? Salahnya adalah terletak dalam suatu stereotype/keseragaman demi sebuah produk yang ngejual.
Kalau dari segi bisnis kan apa yang pasar inginkan ya itu yang produk coba tawarkan agar laku. Dan dampaknya di negeri saya Indonesia ini, ditandai dengan lahirnya banyak band melayu kala itu. Lalu sekarang diteruskan dengan banyaknya boyband/girlband k-pop disini, karena ya itu yang pasar inginkan sekarang/itu yang menjual sekarang. Padahal sebenarnya, melalui sudut pintarnya band Efek Rumah Kaca pernah memberikan statemen jka “pasar bisa di ciptakan”, dan kenyataannya mereka memang sukses meskipun mereka bukanlah termasuk dalam kategori band melayu apalagi boyband. Dan jika mikir positifnya band melayu ataupun boyband disini adalah bukan suatu ‘kesalahan’ juga bagi perkembangan warna musik disini. kalau satu atau dua band melayu atau boyband/girlband sih ga masalah dan mungkin memang perlu juga sebagai keragaman warna musik disini, karena ga semua orang suka Pure saturday atau Efek Rumah kaca, ya kan?. nah yang salah tentulah balik lagi pada pola keseragaman itu. Dan pola keseragaman itu ada karena si pelakunya (industri yang mewadahi musisinya), tidak berani ber-spekulasi akan sesuatu yang baru, yang menurut mereka belum tentu laku di pasaran dan imbas yang bagus dari segi materi/penjualan. Bahasa mereka sih “realistis” gitu cenah. cenah ceuk saha? ceuk eta tah bos nagaswara record. :p
Realitanya di Indonesia seperti itu, dan kalau Ngomongin Indonesia berarti kita ngomongin soal cara berpikir skeptis yang memang sudah menjadi atau seakan sudah menjadi ciri berpikirnya bangsa ini. Sedih ya? Hiks hiks (kalo kata ABG mah). Seorang musisi (ngakunya musisi) belum apa-apa udah berpikir “ini lagu yang gua bikin laku ga ya?” ngejual ga ya? Gua bisa dapet duit dari ini ga ya? tuh kan belum apa-apa udah skeptis. Katanya yakin kalau rejeki mah udah ada yang ngatur, lalu mengapa anda khawatir wahai musisi palsu. Berkarya lah dulu, jika memang bagus pasti akan diterima ko, dan bentuk penerimaan itu bisa berupa album yang laku ataupun tawaran manggung yang banyak, yang ga mungkin kan kalau ga ngehasilin duit? Iya ga? Iya lah ya. Lucu kan? Ya memang lucu. Sok atuh seuri. Seuri barudak. Hahahaha.
Hhmm lalu apalagi ya yang ingin saya sabdakan. Hehe. mumpung di awal paragraf saya sudah tegaskan jika ini hanyalah sudut pandang saya saja, dan mungkin tidak mutlak. Jadi saya ga perlu khawatir akan ada yang mematahkan sebuah ideologi/pemahaman saya tentang musik ini. Jawabnya ya tinggal bilang ini Cuma menurut saya saja. Dan kalaupun keukeuh ingin mematahkan teori ini ya silahkan saja. “ai teu era mah” hahaha. (bentar nyeduh kopi dulu) sekalian mikir, sekalian beli cemilan dulu, sekalian beli rokok dulu, eh lupa kalau saya udah ga ngerokok. Ya pokoknya nulisnya udah dulu lah ya. Nanti saya sambung lagi soal Lagu lagu dengan judul “Janganlah Anda menyalahkan sebuah Lagu, karena lagu tidak punya dosa” (musicology wenky #2). Tapi nulisnya ntar aja.
Akhir kata terima kasih sudah mau berbaik hati untuk meluangkan waktunya membaca tulisan saya. Semoga bermanfaat, dan kalaupun ga bermanfaat ya minimal kan saya udah niat baik nih, udah mau ngasih pandangan hasil pengamatan saya beberapa tahun terakhir ini. Semoga tuhan memuliakan kebaikan anda sekalian. Dan untuk saya, semoga tuhan memberikan rizky yang cukup untuk saya agar saya bisa bikin album sendiri. jadi ga cuma koar-koar soal musik saja, tapi ada contoh kongkritnya berupa album musik yang saya bikin. Trus dibikinnya kapan? ya nanti kalau modalnya udah cukup. Sekarang baru ada berapa gitu modalnya? baru 2500, hasil kembalian beli nasi kuning. Mungkin sekitar setahunan lagi lah modal itu cukup, dengan hasil perhitungan seperti ini (sehari 2500 x setahun. setahun 365 hari, nah 2500 x 365 = Rp 912.500) sisanya paling jual baju, jacket, sepatu atau apapun.
semoga terealisasikan.
Amin amin.
#senyum
Peace, love, and gaul..



Minggu, 14 Agustus 2011

penyanyi dengan suara tertinggi



RANGE VOKAL:
Nama Lengkap: ADAM LOPEZ COSTA
TTL: 26 Agustus 1972
Domisili: Brisbane, Australia

Nada TERTINGGI: Eb8 *walaupun yang tersertifikasi di Guinness World Record adalah C#8 (satu nada lebih rendah)
Nada Terendah: Eb2
Range Vokal: 6 oktaf!

BIOGRAPHY:
Adam Lopez Costa adalah musisi pop, vocal coach, dan session vocalist. Dia dikenal karena kemampuannya untuk memproduksi nada-nada sangat tinggi melaluiwhistle register dan juga karena range vokal yang sangat lebar. Saat ini dia memegang rekor Guinnness World Record untuk nada tertinggi yang dicapai oleh pria -- setengah nada di atas C pada oktaf ke-8 (C#8), atau setengah langkah di luar nada tertinggi pada piano standar! Meskipun begitu, dia pernah mencapai nada Eb8/D#8, satu nada lebih tinggi dari rekor dunia, pada sebuah interview langsung.


2. GEORGIA BROWN

VOCAL RANGE
Nama Lengkap: Georgia Brown aka Rossana Monti
TTL: 29 Juni 1980
Domisili: Brazil

Nada TERTINGGI: G10
Nada Terendah: G2
Range Vokal: 8 oktaf!

BIOGRAPHY
Georgia Brown, adalah penyanyi keturunan Italia-Brazilia yang sangat dikenal karena range vokal yang sangat lebar. Dia terdaftar dalam Guinness World Records 2005 untuk menembak nada vokal TERTINGGi dan karena memiliki range vokal tepat 8 oktaf dari G2-G10 menggunakan scientific pitch notation. Nada G10 = 25087 Hz, padahal jangkauan pendengaran manusia adalah dari 20 - 20.000 H

KOK BISA GITU?
Bukan, lo mau teriak sekencang apapun, nggak akan bisa mencapai nada-nada setinggi itu! Tapi kok mereka bisa?? Karena mereka punya yang namanya WHISTLE REGISTER

Jadi pada manusia terdapat 4 (empat) register buat memproduksi suara:

1. Vocal Fry -- Buat nembak nada-nada rendah/bass.
2. Modal Register -- Ini semua orang punya! :P Kalau kita nyanyi seperti biasa atau pakai chest voice, pakai register ini.
3. Head Voice / Falsetto -- buat menjangkau nada-nada yang nggak bisa dijangkau chest voice.
4. Whistle Register -- nah ini dia! Nggak semua orang bisa mengakses yang satu ini. More info di bawah:

Register whistle (juga disebut register flageolet) adalah register phonational tertinggi, yang dalam kebanyakan penyanyi soprano dimulai di atas "C tinggi" (C6 atau 1,046.5 Hz) dan biasanya memanjang sampai sekitar dua D atas (D7 atau 2349,3 Hz).

Register ini memiliki produksi fisiologis khusus yang berbeda dari register lain, dan disebut whistle karena timbre dari nada-nada yang dihasilkan dari register ini terdengar mirip dengan peluit. Bagian bawah register whistle mungkin tumpang tindih bagian atas dari modal dan falsetto, sehingga memungkinkan bagi penyanyi untuk memproduksi nada-nada tinggi ini dengan cara/teknik yang berbeda. Namun, pada dasarnya whistle register paling sering digunakan untuk menghasilkan nada-nada C6 ke atas.

Seperti dengan register vokal lainnya, register whistle tidak dimulai pada titik yang sama dalam setiap suara, dan ada kasus-kasus langka yang dapat memperpanjang jangkauan whistle jauh lebih tinggi atau lebih rendah daripada batas yang tercantum di atas. Sebagai contoh, beberapa penyanyi opera bisa menyanyi sampai F "tinggi" (F6) atas C "tinggi" (C6) tanpa harus masuk/menggunakan whistle (hanya head voice/falsetto). Juga, jarang penyanyi seperti Georgia Brown dari Brasil, yang mampu menyanyikan sampai G10 (25087Hz), yang jauh lebih tinggi di dalam jangkauan whistle register yang biasa.

3.MARIAH CAREY

Nada TERTINGGI: G#7
Nada Terendah: G#2
Range Vokal: 5 oktaf

4. MINNIE RIPERTON

Nada TERTINGGI: F#7
Nada Terendah: D#3
Range Vokal: 4 oktaf dan 2 nada

Sumber : http://info-unik-dunia.blogspot.com/2010/07/penyanyi-penyanyi-dengan-suara-paling.html


Senin, 07 Maret 2011

dangdut

Dangdut. Mungkin lagu ini kurang diminati oleh anak muda jaman sekarang. Tidak begitu dengan Michiko Jamilah Frizdew, penulis blog ini yang amat sangat menyukai lagu DANGDUT :D
Makanya judulnya DANGDUT is music of my life :D

Beberapa orang sering beranggapan, dangdut itu jadul, kuno, kampungan, gak asyik!
Dan mereka gengsi untuk mengakui kalau sebenarnya mereka sangat menyukai dangdut dan diam-diam mengidolakan Rhoma Irama. Muna ya? Emangnya salah ya suka DANGDUT?! *emosi

Tapi, sekarang saya agak kecewa sama dangdut jaman sekarang. Sangat beda sekali dengan dangdut masa lalu. *Sebenarnya saya hidup di masa sekarang, masa lalu belum ada (?) Saya kan jadiin Rhoma Irama dan pedoman :D

Bagaimana tidak saya mengatakan hal tersebut, dangdut jaman sekarang lebih mengacu kepada bagaimana penampilan atau goyangan penyanyi berpadu dengan musik dangdut. Jadi, dangdut lebih mengarah pada hal-hal yang erotis, pornoaksi, pornografi, dan tidak mendidik.

Lihat saja lagu dangdut yang sangat populer di kalangan masyarakat jaman sekarang. Liriknya sama sekali tidak mendidik, malahan si penyanyi merasa bangga lagunya dikenal oleh banyak masyarakat apalagi anak-anak. Memang sih musiknya enak (saya bilang musik loh ingat ya MUSIK) tapi, pahami liriknya sungguh mengecewakan untuk saya;'( Kata-katanya selalu menjurus. Awww ganas ya?

Saya ingin bertanya, kenapa dangdut selalu diidentikkan dengan goyangan erotis dan baju yang seksi. Astaghfirullah-_-

Tau gak? Di sini masih banyak anak kecil, dan tidak sedikit anak-anak dan remaja yang menyukainya.

Okelah, tujuannya mau untuk orang dewasa aja?
Halooo sekarang jaman udah canggih, sekali dengar di tipi, langsung di donlot deh tuh di internet.

Padahal dulu, Rhoma Irama, Raja Dangdut kita menjadikan lagu dangdut sebagai alat berdakwah, lirik saja lirik-liriknya wow sungguh menyejukkan hati :">

Bukan hanya dangdut aja sih, diminta kepada musisi lainnya, penyanyi lainnya. Jangan deh apalagi buat ceweknya, kalo nyanyi ya percaya aja sama skill kita, gak usah tuh badan dipamer-pamerin sampe dibuka-buka segala. Gak malu apa? Apa jangan-jangan takut lagunya gak laku di pasaran, jadi, musti tuh aurat dibuka-buka. Kan masih banyak ide lain yang membuat orang suka sama lagu situ, asalkan memang nyanyinya dari hati pasti sampe dari hati, dan niatnya emang baik, terus situ emang punya skill ; )

Penyanyi itu adalah ikon dari lagu tersebut : )

Percaya deh. Pilih mana? Lagunya lagu di pasaran tapi bikin dosa, atauuu lagunya laku di pasaran, bikin seneng orang yang denger, dapat pahala lagi : )


SEKIAN.................
INI HANYA SALAH SATU SUARA REMAJA YANG SANGAT MENYUKAI DANGDUT ; )
MARILAH KITA MENGHARGAI PENDAPAT ORANG LAIN ;)
SEMOGA BERMANFAAT
MOHON MAAF KALAU ADA YANG SALAH :)
MOHON JUGA SARAN YANG MEMBANGUN YA : )
WASSALAM~
 
sumber :
http://mjfriz.blogspot.com/2010/08/dangdut-is-music-of-my-lifed.html

sejarah musik dangdut

Dangdut merupakan salah satu dari genre seni musik yang berkembang di Indonesia. Bentuk musik ini berakar dari musik Melayu pada tahun 1940-an. Dalam evolusi menuju bentuk kontemporer sekarang masuk pengaruh unsur-unsur musik India (terutama dari penggunaan tabla) dan Arab (pada cengkok dan harmonisasi). Perubahan arus politik Indonesia di akhir tahun 1960-an membuka masuknya pengaruh musik barat yang kuat dengan masuknya penggunaan gitar listrik dan juga bentuk pemasarannya. Sejak tahun 1970-an dangdut boleh dikatakan telah matang dalam bentuknya yang kontemporer. Sebagai musik populer, dangdut sangat terbuka terhadap pengaruh bentuk musik lain, mulai dari keroncong, langgam, degung, gambus, rock, pop, bahkan house music.
Penyebutan nama "dangdut" merupakan onomatope dari suara permainan tabla (dalam dunia dangdut disebut gendang saja) yang khas dan didominasi oleh bunyi dang dan ndut. Nama ini sebetulnya adalah sebutan sinis dalam sebuah artikel majalah awal 1970-an bagi bentuk musik melayu yang sangat populer di kalangan masyarakat kelas pekerja saat itu.

Berikut adalah nama-nama beberapa tokoh penyanyi dan pencipta lagu dangdut populer yang dibagi dalam tiga kelompok kronologis, sesuai dengan perkembangan musik dangdut:
Pra-1970-an
- Husein Bawafie
- Munif Bahaswan
- Ellya
- M. Mashabi
- Johana Satar
- Hasnah Tahar
1970-an
- A. Rafiq
- Rhoma Irama
- Elvy Sukaesih
- Mansyur S.
- Mukhsin Alatas
- Herlina Effendi
- Reynold Panggabean
- Camelia Malik
- Ida Laila
Setelah 1970-an
- Vetty Vera
- Nur Halimah
- Hamdan ATT
- Meggy Zakaria
- Iis Dahlia
- Itje Tresnawaty
- Evi Tamala
- Ikke Nurjanah
- Kristina
- Cici Paramida
- Dewi Persik
- Inul Daratista
- dll :)
Dangdut dalam budaya kontemporer Indonesia
Oleh Rhoma Irama, dangdut dijadikan sebagai alat berdakwah, yang jelas terlihat dari lirik-lirik lagu ciptaannya dan dinyatakan sendiri olehnya. Hal inilah yang menjadi salah satu pemicu polemik besar kebudayaan di Indonesia pada tahun 2003 akibat protesnya terhadap gaya panggung penyanyi dangdut dari Jawa Timur, Inul Daratista, dengan goyang ngebor-nya yang dicap dekaden serta "merusak moral".

Jauh sebelumnya, dangdut juga telah mengundang perdebatan dan berakhir dengan pelarangan panggung dangdut dalam perayaan Sekaten di Yogyakarta. Perdebatan muncul lagi-lagi akibat gaya panggung penyanyi (wanita)-nya yang dinilai terlalu "terbuka" dan berselera rendah, sehingga tidak sesuai dengan misi Sekaten sebagai suatu perayaan keagamaan.

Dangdut memang disepakati banyak kalangan sebagai musik yang membawa aspirasi kalangan masyarakat kelas bawah dengan segala kesederhanaan dan kelugasannya. Ciri khas ini tercermin dari lirik serta bangunan lagunya. Gaya pentas yang sensasional tidak terlepas dari nafas ini.

Panggung kampanye partai politik juga tidak ketinggalan memanfaatkan kepopuleran dangdut untuk menarik massa. Isu dangdut sebagai alat politik juga menyeruak ketika Basofi Sudirman, pada saat itu sebagai fungsionaris Golkar, menyanyi lagu dangdut.
Walaupun dangdut diasosiasikan dengan masyarakat bawah yang miskin, bukan berarti dangdut hanya digemari kelas bawah. Di setiap acara hiburan, dangdut dapat dipastikan turut serta meramaikan situasi. Panggung dangdut dapat dengan mudah dijumpai di berbagai tempat. Tempat hiburan dan diskotek yang khusus memutar lagu-lagu dangdut banyak dijumpai di kota-kota besar. Stasiun radio siaran yang menyatakan dirinya sebagai "radio dangdut" juga mudah ditemui di berbagai kota.
Interaksi dengan musik lain
Dangdut sangat elastis dalam menghadapi dan mempengaruhi bentuk musik yang lain. Lagu-lagu barat populer pada tahun 1960-an dan 1970-an banyak yang didangdutkan. Genre musik gambus dan kasidah perlahan-lahan hanyut dalam arus cara bermusik dangdut. Hal yang sama terjadi pada musik tarling dari Cirebon sehingga yang masih eksis pada saat ini adalah bentuk campurannya: tarlingdut.

Musik rock, pop, disko, house bersenyawa dengan baik dalam musik dangdut. Demikian pula yang terjadi dengan musik-musik daerah seperti jaipongan, degung, tarling, keroncong, langgam Jawa (dikenal sebagai suatu bentuk musik campur sari yang dinamakan congdut, dengan tokohnya Didi Kempot), atau zapin.

Mudahnya dangdut menerima unsur 'asing' menjadikannya rentan terhadap bentuk-bentuk pembajakan, seperti yang banyak terjadi terhadap lagu-lagu dari film ala Bollywood dan lagu-lagu latin. Kopi Dangdut, misalnya, adalah "bajakan" lagu yang populer dari Venezuela.
Bangunan lagu
Meskipun lagu-lagu dangdut dapat menerima berbagai unsur musik lain secara mudah, bangunan sebagian besar lagu dangdut sangat konservatif, sebagian besar tersusun dari satuan delapan birama 4/4. Jarang sekali ditemukan lagu dangdut dengan birama 3/4, kecuali pada lagu-lagu masa Melayu Deli (contoh: Burung Nuri). Lagu dangdut juga miskin improvisasi, baik melodi maupun harmoni. Sebagai musik pengiring tarian, dangdut sangat mengandalkan ketukan tabla dan sinkop.

Intro dapat berupa vokal tanpa iringan atau berupa permainan seruling, selebihnya merupakan permainan gitar atau mandolin. Panjang intro dapat mencapai delapan birama. Bagian awal tersusun dari delapan birama, dengan atau tanpa pengulangan. Jika terdapat pengulangan, dapat disela dengan suatu baris permainan jeda. Bagian ini biasanya berlirik pengantar tentang isi lagu, situasi yang dihadapi sang penyanyi.

Lagu dangdut standar tidak memiliki refrain, namun memiliki bagian kedua dengan bangunan melodi yang berbeda dengan bagian pertama. Sebelum memasuki bagian kedua biasanya terdapat dua kali delapan birama jeda tanpa lirik. Bagian kedua biasanya sepanjang dari dua kali delapan birama dengan disela satu baris jeda tanpa lirik. Di akhir bagian kedua kadang-kadang terdapat koda sepanjang empat birama. Lirik bagian kedua biasanya berisi konsekuensi dari situasi yang digambarkan bagian pertama atau tindakan yang diambil si penyanyi untuk menjawab situasi itu.

Setelah bagian kedua, lagu diulang penuh dari awal hingga akhir. Lagu dangdut diakhiri pada pengulangan bagian pertama. Jarang sekali lagu dangdut diakhiri dengan fade away.

SM*SH - kontroversial Smash

SMASH dan kontroversinya


Smash? What's happen with smash? Tau smash kan? Yap, boyband asal Indonesia yang lagi dibicarain di mana-mana. Berbagai macam tanggapan muncul dari masyarakat penikmat musik Indonesia, baik yang bersifat positif maupun negatif.

Sekitar bulan Januari atau Februari, aku gak tau tepatnya kapan, aku mulai suka sama boyband ini.

Ya, sebagai smashblast (nama fans buat Smash) aku selalu membela mereka dari tanggapan-tanggapan negatif teman-teman di kelas, twitter, dll.

Mereka bilang smash itu maho, banci, modal tampang, jiplak.

Oke, setiap orang punya penilaian yang berbeda-beda, karena nilai itu selain bersifat objektif juga bersifat subjektif.

Setiap kali aku tanya, kenapa kok ngata-ngatain smash, mereka ga bisa ngasih alasan dan argumentasi yang jelas.

Maho? Apa? Mausia Homo? Emang mereka homo? Tau darimana? Emang pernah jadi korban homo-nya anak-anak smash?
Hm, setau aku anak-anak smash normal kok, buktinya ada beberapa di antara mereka yang punya pacar (CEWEK), dan juga suka sama LAWAN JENIS.

Banci? Emang mereka cowok-cowok yang ga jelas orientasi kelaminnya dan selalu mangkal tiap jam 12 ke atas di tempat-tempat tertentu untuk mendapatkan 'sesuap nasi'? Punya bukti? Oke, mereka ga punya bukti (lagi).

Modal tampang? Aku akuin mereka memang ganteng, cakep, cool, dll. Tapi, apakah PANTAS mereka disebut cuma MODAL TAMPANG? Lalu, bagaimana dengan keahlian dance mereka? Keahlian vocal mereka? Dan bagaimana keahlian mereka menjaga nafas, stamina, menari lincah sana-sini sambil bernyanyi? Itu gak mudah loh, guys.

Selanjutnya, mereka dibilang menjiplak.
Pendapat orang berbeda-beda ya, seperti apa yang udah aku jelasin di atas.
Bukankah dulu di Indonesia juga ada boyband?
Apakah karena sedang maraknya trend boyband di negara lain, seperti Korea, SMASH langsung dijudge, MENJIPLAK?

Ya, sebenarnya kita harus berpikiran positif sajalah. Kuping kita mungkin sudah bosan akan trend lagu Indonesia saat ini, yaitu Melayu.
Lalu, Smash datang akan konsep boybandnya. Bukankah itu suatu pertanda bangkitnya pembaharuan musik di tanah air?

Kita seharusnya dapat menghargai apa yang telah dilakukan oleh anak bangsa ini.
Aku suka smash tapi, aku juga suka sama KPOP :)

Jangan membenci SMASH cuma karena ikut-ikutan atau pun tekanan pergaulan!
Jangan ngata-ngatain SMASH, kalau kita ga bisa seperti mereka, guys! Kita belum tentu bisa seperti mereka! ;)
Kita harus punya alasan yang jelas kalau membenci sesuatu, ya, menurut aku gak ada alasan kuat untuk membenci smash, malahan seharusnya kita bangga!

Setiap orang memang punya hak untuk menyukai atau pun tidak menyukai sesuatu, dan setiap orang mempunyai kewajiban untuk menghargai hak orang lain.

Begitu pun aku, aku ini manusia, jadi karena aku suka dan ngefans sama smash, aku pasti ngebela mereka, selama itu benar! ;)

Kita baru bisa bilang mereka maho, banci, kalau kita udah punya bukti yang jelas dan kuat :)

Oke, guys! Always thinking positive! And keep smile! ;)
Maaf kalau ada kata-kata yang salah :)

Sabtu, 22 Januari 2011

chord dan lyrics lagu SM*ASH (SMASH) - i heart you ♥


[intro] A D Bm E

A
Kenapa hatiku cenat-cenut tiap ada kamu
D
Selalu peluh pun menetes setiap dekat kamu
Bm
Kenapa salah tingkah tiap kau tatap aku
E
Selalu diriku malu tiap kau puji aku

A
Kenapa lidahku kelu tiap kau panggil aku
D
Selalu merinding romaku tiap kau sentuh aku
Bm
Mengapa otakku beku tiap memikirkanmu
E A
Selalu tubuhku lunglai tiap kau bisikkan cinta

[chorus]
C#m
You know me so well
Bm
Girl i need you (Girl i need you)

Girl i love you (Girl i love you)
E A
Girl i heart you

C
I know you so well
Bm
Girl i need you (Girl i need you)

Girl i love you (Girl i love you)
E A
Girl i heart you

A
Tahukah kamu saat kita pertama jumpa
D
Hatiku berkata padamu ada yang berbeda
Bm
Tahukah sejak kita sering jalan bersama
E
Tiap jam menit detikku hanya ingin berdua

A
Tahukah kamu ku takkan pernah lupa
D
Saat kau bilang kau punya rasa yang sama
Bm
Ku tak menyangka aku bahagia ingin ku peluk dunia
E A
Kau izinkan aku tuk dapat rasakan cinta

[chorus]
C#m
You know me so well
Bm
Girl i need you (Girl i need you)

Girl i love you (Girl i love you)
E A
Girl i heart you

C#m
I know you so well
Bm
Girl i need you (Girl i need you)

Girl i love you (Girl i love you)
E A
Girl i heart you

A
Hatiku rasakan cinta, dia buatku salah tingkah
D
I know you so well, you know me so well
You heart me girl, i heart you back
Bm
I miss you, i love you, ah ah ah
E
I need you, i love you, i heart you baby

A D Bm
E A
I need you, i love you, i heart you baby

[chorus]
C#m
You know me so well
Bm
Girl i need you (Girl i need you)

Girl i love you (Girl i love you)
E A
Girl i heart you

C#m
I know you so well
Bm
Girl i need you (Girl i need you)

Girl i love you (Girl i love you)
E A
Girl i heart you


A D
Tak ada yang bisa memisahkan cinta
Bm
Waktu pun takkan tega
E A
Kau dan aku bersama selamanya

Yovie Nuno - Winning Eleven


MALAM MINGGU KU

Lihat langit biru aku merindukanmu
Lihatlah diriku yang tak bisa melupakanmu
Mungkinkah aku kini ada di hatimu oooh
Reff:
Aku ingin malam mingguku
Engkau selalu ada dekatku
Menemani peluk bintang-bintang
Bila nanti engkau milikku
Bila saja cinta berbalas
‘kan ku sayang selama hidupku
Ku harapkan kau mengerti apa yang ku rasakan
Kangan kau ragu dengan kesungguhan ini


Andai engkau baca hatiku
Isinya hanya dirimu sayangku oooh


Oh percaya padaku, yakin padaku
Jadikan aku kekasihmu


‘kan ku sayang selama hidupku


MENGEJAR MIMPI
Dan semenjak ada dia
Kamu bukan kamu yang seperti dulu
Tiada lagi kisah indah
Dan kini ku sendiri berteman bayangmu
Malam kini berganti sunyi sepi untukku

Reff:
Meskipun engkau tlah pergi
Mungkin takkan kembali
Aku di sini tetap di sini sayangku
Aku masih rindu padamu
Aku masih sayang padamu
Meski kini cintamu bukan aku
Dan kini aku tahu
Jendela hatimu tertutup untukku
Ingin ku lihat lagi
Wajah yang selalu ku rindu

Ingin rasa aku berlari
Walau hanya mengejar mimpi oooh
(meskipun engkau tlah pergi
Mungkin takkan kembali
Aku di sini tetap di sini sayangku)
Aku masih rindu padamu
Aku masih sayang padamu
(meski kini cintamu bukan aku)
Ooo… meskipun engkau tlah pergi (pergi)
Mungkin takkan kembali (kembali)
Aku di sini tetap di sini sayangku
Aku masih rindu padamu
Aku masih sayang padamu
Meski kini cintamu bukan aku
Meski kini cintamu bukan aku


Sejak saat pertama melihat senyumannya
Jantung berdebar-debar inikah pertanda
Namun ternyata salah harapanku pun musnah
Sejak aku melihat kau selalu dengannya
Reff:
Tuhan tolong aku ingin dirinya
Rindu padanya, memikirkannya
Namun mengapa saat jatuh cinta
Sayang sayang dia ada yang punya

Mungkin ku harus pergi untuk melupakannya
Dalam hati berkata takkan sanggup pergi

Tlah ku coba menghapus bayang-bayang indah
Tetapi selalu aku merindu lagi owwww

Oh mengapa ku tak bisa
Ku tak bisa, ku tak bisa

Tuhan tolong, tolong aku
Jatuh cinta pada kekasih orang
Ingin lupa ku tak bisa
Sayang sayang dia ada yang punya
Back to Reff:
Sayang sayang dia ada yang punya
Sayang sayang dia ada yang punya

Pada hari Ini

Baru dua hari lewat aku kenal denganmu
Rasanya kita sudah saling mengenal lama
Hasratku pun berkata kau milikku
Reff:
Tanpa ragu cintaku jatuh pada hari ini
Padamu yang tak pernah ku duga
Dan sungguh aku sungguh-sungguh
Percaya kaulah cinta yang aku tunggu
Sehari tak bertemu hati hampa terasa
Hatiku yang tadi layu kini berbunga-bunga
Hasratku pun berkata kau milikku
Back to Reff:
Apakah juga kau rasakan sama
Apa yang aku rasa ooh
Oh sungguh aku sungguh-sungguh
Percaya kaulah cinta yang aku tunggu
Back to Reff:
Dan sungguh aku sungguh-sungguh
Percaya kaulah cinta yang aku tunggu

sampai akhir waktu

Ku akan datang lagi
Meski ibumu melarang
Ku tunjukkan kesungguhan
Untuk miliki dirimu
Reff:
Yang ku ingin bukan sekedar
Hanya untuk pacaran
Yang ku mau memberikan seluruh cinta
Sampai akhir waktu nanti
Walau rintangan yang selalu datang
Aku takkan pernah mundur
Walau tantangan tak pernah berhenti
Cinta takkan pernah mati
Back to Reff:
Aku tak main-main dengan semua ini
aku akan datang lagi
Meski ibumu melarang oow..
ku tunjukkan kesungguhan
Untuk miliki dirimu
Back to Reff:
Sampai akhir waktu nanti
Cintaku sepanjang masa

yang pertama

yakinlah mengapa harus takut
yakinlah di setiap perubahan
bukanlah kehidupan jika tak ada tantangan
kita tak perlu ragu coba langkah yang baru
jadikan kita berbeda
pertama bukan yang kedua
pertama dengan lebih maju
berlari dengan lebih cepat
pastikan kau yang pertama
jangan engkau ragu, jangan pernah takut
cinta yang datang jangan disia-siakan
bukanlah kehidupan jika tak ada tantangan
tak kenal lelah, tak ada kamus menyerah
jadikan kita berbeda
jadikan kita berbeda
repeat *
pastikan kau yang pertama

CERITA UNTUK DUNIA

tak terasa waktu berlalu
menuliskan kisah hidup kita
canda tawa tangis amarah
menghiasi memberikan warna
sebuah cerita untuk dunia
reff:
kau berikan harapan di setiap langkahku
kau berikan kekuatan di setiap lemahku
tak pernah terbayangkan diriku tanpa dirimu
oh temanku sahabat sejatiku
walau jarak pisahkan kita
tapi hati kita tetap satu
aku bisa karna dirimu
kita bisa karna kita bersama
sebuah cerita untuk dunia
repeat reff [3x]
sahabat sejatiku ow ow ow ow

INDAHNYA BERDUA

ku ingat hari itu ketika pertama bertemu
berdebar-debar hatiku
di saat ku genggam tanganmu
* kita tertawa kita bernyanyi menyenangkan jiwa
serasa dunia hanyalah milik, milik kita berdua
kita tertawa kita bernyanyi melupakan semua
hanyalah kita, kita berdua, berdua bersama
oh indahnya berdua
pernah engkau bertanya
apakah aku yang kau cinta
aku pun menjawabnya
oh tentu kau yang cinta
repeat *
kita tertawa kita bernyanyi menyenangkan jiwa
serasa dunia hanyalah milik, milik kita berdua
kita tertawa kita bernyanyi melupakan semua
hanyalah kita, kita berdua, berdua bersama

manusia biasa

masih ku ingat selalu
saat kau berjanji padaku
takkan pernah ada cinta yang lainnya
terasa begitu indah
tapi semua berbeda
saat kau kenali dirinya
sadarkah dirimu diriku terluka
saat kau sebut namanya
reff:
aku memang manusia biasa
yang tak sempurna dan kadang salah
namun di hatiku hanya satu
cinta untukmu luar biasa
andaikan saja kau tahu
aku takkan mudah berubah
aku kan bertahan selalu bertahan
sampai waktu memanggilku
repeat reff
kemanakah dirimu yang dulu cinta aku
dimanakah dirimu yang selalu merindukanku
repeat reff [2x]
namun di hatiku hanya satu
cinta untukmu luar biasa
cinta untukmu luar biasa

tak setampan romeo

Mimpikah aku kau ada disampingku
Yang selama ini jauh dari genggamanku
Aku pesimis merasa ini takkan mungkin
Berharap ini bukan cinta sesaatmu

Mungkin aku tak setampan romeo
Aku juga tak bergelimang harta
Namun tak ku sangka dapatkan dirimu
Yang lebih indah dari seorang juliette

Engkau kini bagaikan putri yang terindah
Menghiasi bunga ditaman jiwaku
Ku sadari banyak yang inginkan kamu
Berharap kamu untuk aku selamanya
http://liriklagu-top.blogspot.com

Mungkin aku tak setampan romeo
Aku juga tak bergelimang harta
Namun tak ku sangka dapatkan dirimu
Yang lebih indah dari seorang juliette

Mungkin aku tak setampan romeo
Aku juga tak bergelimang harta
Namun tak ku sangka dapatkan dirimu
Yang lebih indah dari seorang juliette

Mungkin aku tak setampan romeo
Aku juga tak bergelimang harta

Mungkin aku tak setampan romeo
Aku juga tak bergelimang harta
Namun tak ku sangka dapatkan dirimu
Yang lebih indah dari seorang juliette

Namun tak ku sangka dapatkan dirimu
Yang lebih indah dari seorang juliette

merindu lagi

sejak saat pertama melihat senyumannya
jantung berdebar-debar inikah pertanda
namun ternyata salah harapanku pun musnah
sejak aku melihat kau selalu dengannya
* tuhan tolong aku ingin dirinya
rindu padanya, memikirkannya
namun mengapa saat jatuh cinta
sayang sayang dia ada yang punya
mungkin ku harus pergi untuk melupakannya
dalam hati berkata takkan sanggup pergi
ow ow ow
repeat *
tlah ku coba menghapus bayang-bayang indah
tetapi selalu aku merindu lagi owwww
repeat *
oh mengapa ku tak bisa
ku tak bisa, ku tak bisa
repeat *
tuhan tolong, tolong aku
jatuh cinta pada kekasih orang
ingin lupa ku tak bisa
sayang sayang dia ada yang punya
repeat *
sayang sayang dia ada yang punya
sayang sayang dia ada yang punya
wow wow

manis

Kekasihku yang baik hati mengapa membisu
Adakah karena dirinya semata
Sesungguhnya tak perlu begitu
Ku tak dekat atau sayang padanya
*
Manis kau adalah cintaku
Yang memberi warna di setiap langkahku
Manis kau adalah dewiku
Takkan pernah ada yang lain di hati
Sayangku hanya untukmu
Tak perlu kau meragu lagi ku ada untukmu
Jangan suruh membelah dadaku nanti ku mati
Ku sadari engkau pilihan hati
Back to *
Jiwaku berjanji selalu padamu ooow manis
Back to *
Sayangku hanya untukmu


DANIEL CALVIN

happy birthday Yovie Widianto


happy birthday for ka Yovie Widianto .. yang kemarin berulang Tahun. Semoga semua yang di inginkannya tercapai, dan juga selalu di lindungi oleh Tuhan. amin..

God Bless You

from : DANIEL CALVIN - master website of and Teman Yovie Nuno (TYN) From Bandung

Senin, 27 September 2010

wolfgang amadeus mozart

Wolfgang Amadeus Mozart whose original name Johannes John Chrysostom Wolfgangus Gottlieb Mozart (born in Salzburg, January 27, 1756 - died in Vienna, Austria, December 5, 1791 at age 35 years) was a composer. He is regarded as one of the composers of European classical music's most important and most famous in history. His works (about 700 songs) including the spin-spin-widely recognized as the pinnacle work of symphonic music, chamber music, piano music, music opera, and choral music.
Mozart, who is known to have an absolute tuning capabilities (to know exactly the tone without the aid of equipment), know the music from birth. His father, Johann Georg Leopold Mozart was an important composer of his day, one of his most important is Kindersinfonie ("Children's Symphony"). Wolfgang was the youngest of seven children who died prematurely. Only he and Maria Anna Mozart ("Nannerl") who survive to adulthood. During a four-year-old, Mozart was able to play the harpsichord and improvise on musical works of his predecessors. He even wrote the first compositions at the age of five years. His works include the Violin Sonata, and a few minuet. Leopold collected all these compositions without the knowledge of his son. So it is with Nannerl, he also is a keyboard player who is very reliable. Leopold who discovered her talent both felt "compelled" to showcase them to all of Europe.
Mozart was now taken to playing the piano in front of the king of Bavaria in Munich. In September 1762, Leopold took a sabbatical from his position to promote his son to kings. They then went to Vienna. There Mozart playing the piano in front of Queen Maria Theresa who dazzled the game of skills and Nannerl Mozart. After this concert, Mozart must follow a fairly long concert for three years of Paris (1763, 1765) and London (1764-1765). In those places, Mozart held a concert in front of kings and also tested by them. Among others with improvise on themes that are given by the examiner with his eyes closed a piece of cloth. Welcomed as a child prodigy Mozart in all places. In London, he also met with the son of Johann Sebastian Bach, Johann Christian Bach is often called as Home Bach. Mozart's piano sonatas in four hands in his lap while seated Bach.
Symphony-a symphony of Bach and Carl Friedrich Abel affect symphonies-Mozart's first symphony
In 1769, Mozart traveled to Italy. The result of this trip is quite good, very productive in the creation of Mozart's compositions. He composed the opera Mitridati, re at Ponto (1770) and Lucia Silla (1772) and both received great success in her show in Milan. Mozart symphony also creates a lot during this trip, and influenced the composers-Italian composers such as Sammartini. In Bologna, Mozart also learned Kontrapung on the most famous composition teacher at the time, Padre Martini.
In Vienna, Mozart heard the works of Joseph Haydn's latest and he was also friends with Michael Haydn (1737-1806), brother of Joseph Haydn. One of the important work of this period is K.183, Symphony No. 25 in G Minor (1773) and K. 201, Symphony in A Major (1774). At the same time in Salzburg, Bishop Segismundo died and was replaced by Hieronymous von Colloredo authoritarian and energetic. Upon his return from Italy, Mozart served as Maestro chapel in Salzburg.
Archbishop Colloredo that was not too interested in music, making Mozart was upset mainly because of his Mozart is often underestimated. To forget the feeling of resentment at Colloredo, Mozart became quite diligent work, he put his ability to the creation of various compositions. In the birthday-21, the number of compositions have reached three hundred pieces. Mozart in 1777 resigned from his post as Maestro and she began her career as a freelance musician in Vienna. On August 4, 1782 Mozart married Constanze in the cathedral St. Stephen. The next day, got a letter from Leopold Mozart whose contents condone their relationship even though the letter was a cold tone. Mozart Marriage quite happy even though they pretty much deal with life's challenges. Mozart was always in crisis money but he never lived in poverty, and of six children, only two were alive.
Mozart make a living by teaching three or four students a rich and play konsert-konsert in manor house in Vienna. In December 1781, Mozart performed at the Imperial Palace in an informal pelombaan with Muzio Clementi. They both make improvised individually and jointly play a sonata. Although Mozart is considered to win the race, but hopes to get a position at court is not satisfied.
On July 16, 1782, Mozart conducted the opera Die aus dem Serail entfuhrung. Opera is get applause from the public. Emperor Joseph II tells Mozart that opera tesebut have "a lot of tone" and Mozart replied "the number is exactly the right tone, Your Majesty." Even Gluck request was repeated opera performances.
In the same year, he often played regularly in house Prince Gottfried von Swieten. Swieten who are interested in Baroque music was influenced Mozart in the making of the composition. Mozart develop kontrapung styles in his music.
In 1784, Mozart became a member of the Freemasons, a union that supports the idea of brotherhood under God. Thanks to this union Mozart can borrow money at the time of his last symphony perlu.Simfoni-Mozart, Symphony No. 39, 40, and 41 'Jupiter' is not known for certain whether they were staged before Mozart died or not. In the spring of 1789, Mozart went to Berlin appeared as pianist in front of the Prince of Saxony in Dresden, he also played the organ at the Thomaskirche in Leipzig. He also played a private concert in front of Friedrich Wilhelm II, on his visit to Potsdam and Berlin. Wilhelm II asked him to make six piano quartets and six piano sonatas, which unfortunately did not get resolved by Mozart.Kembali to Vienna, Mozart staged opera, Die Zauberflote (Magic Flute "). Opera is a huge success, its libretto was written by Emanuel Schikaneder (1751-1812). After completion of this opera, Mozart received an order from Prince Franz von Walsegg to make a Requiem which intends to make such compositions as his work in memory of his dead wife. Mozart did not get to finish this great work and continued by his pupil, Franz Xaver Süssmayr. According to some sources, was unable to sing Mozart's Lacrimosa as part of this song was playing with his friends. From his music is dark, Franz Beyer commented, the album Requiem 'I can hear the sounds of Mozart, who speaks for his own benefit, with an urgent situation, like a child who was sick and saw her mother with great hopes and fears of separation'. Mozart also experienced fear of death. On December 5, 1791, Mozart died, one in the morning.
Mozart died causal never recorded clearly. The musicologist make some allegations of possible unknown why Mozart's grave is located.
1. Salieri poisoned Mozart, which is its rival. There are journals in Europe that says Salieri admit it before he died in his bed (1825), although there are other stories that oppose this.
2. At the funeral there is a snowstorm that Mozart family could not follow the funeral. This story was denied by the Vienna weather records.
3. Mozart's body was moved to another place because his family could not pay the cost of burial.


dikutip dari http://wikipedia.com/

Sabtu, 14 Agustus 2010

Justin Bieber

An old soul is the last thing you would expect to find inside Justin Bieber.  But all it takes is one listen to the 15 year-old soul-singing phenomenon to realize that he is light years ahead of his manufactured pop peers.

After posting dozens of homemade videos on YouTube in 2007, where the multi-talented Bieber put his impeccable spin on songs from artists like Usher, Ne-Yo and Stevie Wonder, Justin racked up over 10,000,000 views purely from word of mouth.

“I started singing about three years ago,” says the Canadian native who grew up an only child in Stratford, Ontario. “I entered a local singing competition called Stratford Idol. The other people in the competition had been taking singing lessons and had vocal coaches. I wasn’t taking it too seriously at the time, I would just sing around the house. I was only 12 and I got second place.”

In an effort to share his victory with his loved ones, Justin began posting his performance footage online. “I put my singing videos from the competition on YouTube so that my friends and family could watch them,” he says. “But it turned out that other people liked them and they started subscribing to them. That’s how my manager found me. He saw me on YouTube and contacted my family and now I’m signed!”

Seven months after Justin started posting his videos online, former So So Def marketing executive Scooter Braun flew the then 13-year old singer to Atlanta, GA to meet with his elite colleagues. As if Justin’s natural singing talent wasn’t enough to impress Scooter’s inner circle, Braun knew Bieber was also a self-taught musician who plays the drums, guitar, piano and trumpet.

“Right when we flew into Atlanta, Scooter drove us to the studio and Usher was there in the parking lot,” remembers Bieber. “That was my first time ever being out of Canada so I went up to him and was like, ‘Hey Usher, I love your songs, do you want me to sing you one?’ He was like, ‘No little buddy, just come inside, it’s cold out.’”

All it took was a short time online for Usher to realize he was in the company of a future superstar. “A week later Usher flew me back to Atlanta,” says Bieber. “I sang for him and his people and he really wanted to sign me then and there but I still had a meeting with Justin Timberlake who also wanted to sign me.  It turned out Usher’s deal was way better. He had L.A. Reid backing him up and Scooter had a lot of really good connections in Atlanta.  I always tease Usher now and remind him he how he blew me off the first time we met.”

In October of 2008, Justin Bieber officially signed to Island Records.  His debut album, My World is an intimate look into the mind of a budding young renaissance man. With production from star hit men like The Dream and Tricky Stewart who produced “Umbrella” for Rihanna and Beyonce’s latest smash, “Single Ladies (Put A Ring On It),” Justin has everything he needs to achieve pop supremacy.

His first single, “One Time” produced by Tricky, is about one of Justin’s favorite topics, puppy love.  Usher joins Justin on “First Dance” where the two share verses on a song that Bieber describes as, “A slow groovy song that people can dance to.” On the Midi-Mafia produced “Down to Earth” Justin digs deep to talk about growing up.  “Bigger” finds the teenaged singer maturing at a steady rate, while motivating his listeners to strive for their goals.

“I’m looking forward to influencing others in a positive way,” says Justin. “My message is you can do anything if you just put your mind to it. I grew up below the poverty line; I didn’t have as much as other people did.  I think it made me stronger as a person it built my character.  Now I have a 4.0 grade point average and I want to go to college and just become a better person.”

A virtually untapped well of natural artistic talent, Justin Bieber is primed to be a solid force in music for many years to come. “I think older people can appreciate my music because I really show my heart when I sing, and it’s not corny,” he says. “I think I can grow as an artist and my fans will grow with me.” And just think, he’s just getting started.

Kamis, 29 Juli 2010

winning 11

WINNING 11
Album gres berisi sebelas lagu istimewa dari Yovie Nuno ini dikerjain dalam rentang waktu yang cukup lama, setengah tahun. Dimulai dari bulan Desember 2009, sampe Mei 2010. Sebenernya, mereka bisa aja ngerjain lebih cepat. Tapi, proses penggarapan album yang cukup lama itu, rupanya berbuntut hikmah. Karena, ada beberapa lagu-lagu asik yang justru baru didapet di bulan-bulan terakhir. Misalnya kayak Manusia Biasa (CLB) yang akhirnya malah didapuk jadi single jagoan pertama di album ini.
Lagu-lagu dalam album yang rilisnya bertepatan dengan masa pertandingan Piala Dunia 2010 ini bercerita seputar cinta yang universal. Lirik-lirik yang romantis, ringan, dan kadang bikin ketawa --khas ciptaannya Yovie Widianto-- masih jadi satu hal yang pasti bakal ditemuin di sini. Ngomongin tentang single jagoan, tadinya, lagu Tak Setampan Romeo berencana bakal dijadiin single yang dirilis pertama. Tapi setelah ngobrol sana-sini sama pihak label, akhirnya diputusin bahwa lagu Manusia Biasa-lah yang rilis duluan.
Bagi Yovie, mau lagu mana pun yang dirilis lebih dulu sebagai single jagoan, nggak ada masalah. Semua sama aja. Karena lagu-lagu di album ini semuanya dibuat dengan tulus. Dengan hati, dan mengalir apa adanya. Meski sederhana, kekuatan lagu-lagu itu terletak pada ketulusan. Itulah yang terpenting. Dan lagu yang rumit, kalau dibikin dengan tulus, tetep bakal enak didengar. Beda dengan lagu yang dibikin penuh rekayasa dan tanpa hati. Mau terdengar rumit atau sederhana sekalipun, karya-karya yang penuh rekayasa semacam itu sama sekali nggak akan bisa menggambarkan kehebatan dari si penciptanya.
Yovie Nuno juga udah nyiapin video klip untuk single Tak Setampan Romeo dan Merindu Lagi. Yang paling mantep, proses pembuatan video klip itu digarap di Eropa sana. Di Belanda, Italia, Perancis dan Belgia.

yovie nuno winning eleven

Yovie & Nuno Rilis Winning Eleven

Winning Eleven bukanlah sembarang nama, tapi ada arti khusus dibalik judul tersebut
( Penulis : Sekar Seruni )
Foto: Seruni
Jangan terkecoh dengan nama Winning Eleven.  Ini bukan hanya nama game yang kita kenal, tapi Winning Eleven  adalah album terbaru dari Yovie (arranger,keyboard), Dudi (vokal), Diat (gitar), Dikta (vokal).
Hits Manusia Biasa (Cinta Luar Biasa/CLB)  dijagokan sebagai single dari album keempat mereka yang di dalamnya berisi 11 track.
Lirik yang ringan dan bersahaja dalam balutan tempo yang mid beat pas banget didenger di telinga. Sama seperti album sebelumnya, musik pop yang ciamik dan bernuansa cinta masih mendominasi album Winning Eleven .
Winning Eleven  dipilih Yovie cs sebagai judul album bukan karena sembarang pilih-pilih nama.
"Sebenernya ada 30 lagu baru, tapi dipilih 11 lagu pemenang," ujar Yovie saat ditanya soal filosofi di balik nama albumnya.
Sip deh, selamat berjuang dengan Winning Eleven  yaa..

Sabtu, 27 Maret 2010

derby romero

Anda pernah melihat film petualangan sherina, Janus Prajurit Terakhir, apabila anda pernah lihat film tersebu tpasti anda tahu siapa pemeran dalam film tersebut. Bukan ceweknya loh tapi cowoknya. Ya tepat, dia adalah derby romero artis yang beperan dalam petualangan sherina sewaktu masih kecil..


Sudah beberapa tahun lamanya vakum dari dunia seni peran, derby hadir dengan konsep barunya dengan mennggandeng Iras sebagai keyboardis, derby menbentuk Duo Derby dengan meluncurkan single pertamanya berjudul “Gelora asmara” sekaligus menjadi soundtrack di sinetron yang di perankan oleh derby romero beserta teman – temannya diantaranya Aryani Fitriana, Dinda Kirana, Mikha Tambayong, Tania Putri.
Di Kehidupan asmaranya Derby sudah menjalin kasih selama 2 tahun bersama Inggrid Pangalila yang tidak lain adalah kakak dari artis Randy Pangalila.

-BIODATA-
Nama Lengkap : Derby Romero
Nama Panggilan : Derby Romero
TTL : Jakarta, 8 Juni 1990
Agama : Protestan
Hobi : sytg, clubbing, nongkrong rame ma tmn2 gowkil gw, nonton, basket, BLAJAR
Film Favorit : godfather, running scared, coach carter, grudge, heroes
Tv Show Favorit : mtv pimp my ride

-SINETRON / FTV-
  • Kepompong

-FILM-
  • Petualangan Sherina (2000)
  • Janus: Prajurit Terakhir (2003)

-PRESENTER-

  • Fantasiana (Trans TV) / 2002

Daniel Calvin - Menjadi Milikku